« Smallville Season 5 VS Superman Returns | Main | ...........Menikah Muda........... »

Menjadi Apa Wanita Sesudah Menikah? (Karena Wanita Ingin di Mengerti :) )

Pertanyaannya rada serius nih, tapi mau ga mau harus dibahas, i just starting to curious about these things about marriage.. dont laugh at me! this is quite normal! he3..

banyak kasus perceraian terjadi karena beda prinsip.. salah satu hal yang prinsip yaitu sesuai judul posting ini,banyak suami maksaain istrinya tinggal dirumah ngerjain DPR (dapur), tapi istri yang hasrat aktualisasi dirinya tinggi pasti bakalan stress, dan pada akhirnya berujung di Pengadilan Agama,...

kalo menurut gw pribadi: wanita yang terbaik adalah wanita yang berada dirumah mengurus anak.. jangan pernah mengatakan pemikiran gw old skool! penjelasannya : dengan berkutatnya kita dikubangan kapitalisme , arahan yang dunia ciptakan yaitu membuat wanita berkompetisi dengan kaum adam dengan segala emansipasinya... tapi dengan fitrahnya untuk memiliki keturunan dan membesarkan anak , maka seyogyanya (bahasa gw berat banget nih he3..)  tugas ini harus diporsikan oleh sang wanita dalam kapasitasnya sebagai seorang ibu... Alhamdulillah sekarang uda ada internet lagi... jadi seorang ibu juga pasti bisa bekerja dari rumah kalo mau... dokter?arsitek?perawat?psikolog? businesswomen? nah entar keluar rumahnya sekali-kali aja kalo udah 'sumpek'..

emang sih pernyataan gw diatas bisa diserang oleh para feminis? (gimana, ada yang berminat menilai sebagai adjudicator?he3..)
atau mungkin yang gw kemukakan diatas adalah suara dari lubuk hati gw sendiri aja...hmmm

gimana nih ladies?

Comments

Benar kok MasGus, saya sendiri senang bekerja dari rumah walau saya skrg bekerja di institusi (ikatan dinas) dan menjadi relawan di beberapa tempat, alhamdulillah suami mendukung, tapi sekiranya ALLAH S.W.T sudi menitipkan hamba-Nya kepada saya, saya ingin tinggal dirumah, memperhatikan pertumbuhannya dan membekalinya dengan ilmu dunia dan akhirat (dan tetap bersosialisi via internet atau jalan2 sesekali (semoga bareng suami :D). Amin ... Amin .. Ya Robbal Alamin

wah senangnya ternyata banyak yang sepemikiran ma MasGus, gimana nih, koq ga ada ultrafeminis yang nyerang opini gw diatas

Gus, aku bukan feminis (if i can say so and u'd agree to that), apalagi ultrafeminis. yup, aku setuju kalau amanah perempuan yang paling utama itu = keluarga but it doesnt mean kalau perempuan nggak boleh mengakutualisasi diri, make themselves empowered, proud of who they are and to figure out what they can do for the society, not just for the husband and kids.

bekerja dari rumah? how about being journalist? archeologist? nurse? librarian? u cant cover the term 'bekerja dari rumah' for the entire fields in which the women would love to be energized. literally.

how about a new option? to balance both fulfilling the at noble duty at home and opening window of oppportunities outside?

for me, that sounds better =)..

menurut gw, mank smua wanita tu ditakdirkan untuk mengurus suami dan anak2nya. sampe2 klo ke luar rumah ja harus ada ijin dari suaminya..
tp ya mau gimana lagi... budaya masyarakat sekarang ni mank udah beda banget ma yang dulu...
apa lagi klo dikaitin ma agama...
coz indonesia kan yang da bkan cma agama islam ja..
jd kayaknya susah bgt!!!!
klo base on al'quran, gw setuju bgt!!!
tp di kenyataannya "susah" bgt bwat jd seorang istri yang harus diam di rumah terus...
apalagi yang bakal pnya profesi kaya gw, "perawat"...
mana bisa ngerawat pasien klo dari rumah??
gw setuju ma ara...
gini ja,,,
_seorang istri bisa n boleh jd seorang "penunggu rumah" klo mank dia gak ada kesibukan ato sebatas ibu RT ja n yang pasti klo sang suami mencukupi kebutuhan keluarga...
_seorang istri bisa ato boleh kerja di luar rumah...dengan syarat,
ada izin dari suaminya, pnya profesi yang mengharuskan di luar rumah e.q, nurse,klo suaminya dah ga bisa menuhi kebutuhan keluarganya, e.q, sakit.

mungkin tu ja pendapat dari gw...
ngasal abis..
tapi sekiranya bisa jadi bahan masukan bwat para calon suami istri yang mau nikah..
thanks..

hai hai...pertama kalinya gue comment di blog-nya agus yah...hehehe.

Mind you, ini cuman jalan pikiran seorang cewek yang pernah loe temuin beberapa waktu lalu dan sekarang mau berbagi kata hatinya...so...here it goes

Terus terang, aku sih agak kurang setuju kalo perempuan kudu stay di rumah dan ngurus keluarga doang... family life, for me, is all about communication and cooperation. Kalo si istri punya aspirasi, ya dibagilah dengan suaminya terus dibicarain dan dicari jalan tengahnya, how to make that work for the whole family. At least itu ide yang di kepala gue aja mengenai keluarga yang gue mau...gue gak mau terkurung di rumah dan jadi tumpul...there's so much to life. I want to move and be moved, I want to touch and be touched, I want to learn, feel and all that as long as I live...and I certainly do not want to be deprived from what could be or what could have been just because I am a woman...apart from whether or not there's any discrimination between men and women. I want my share of adventure...

Mungkin jalan pikiran gue bakal berubah during the course of my life, but you know what, this is just a thought...of one girl you've met somewhere in your life...

bis spaeter! :)

hmm..comment ny dah cukup byk lah... cuma mau nanya aja menurut lo gimana kalo sang istri adalah dokter spesialis kandungan...
sekarang ini dokter kandungan cewe masih dikit bgt, dan yg namanya dokter obsgyn ya SIMATUPANG (siang-malam tunggu panggilan)>> kudu siap dipanggil pasien kapanpun...(dokter dah dibai'at/sumpah dokter lho... jd jgn main2...)
kalo istri lo ada di posisi ini, dimana dia dibutuhkan ummat (kalo bs milih pasti smua ce maunya ngelahirin dibantu dokter ce, bukan co! lo juga kan gamau istri lo 'diliat' ma dokter co). palagi profesi dokter khan mulia bgt tuh...nah gmn?
>>well, gue bukannya menentang seorg istri tuk ngendon d rmh, krn emang kwjbn utama nya di rumah... tapi kalo situasinya gini gmana? gue jg sdg dlm masa 'pencarian jwbn' yang bs memuaskan jiwa.. mgkn lu punya jwbn yg mantappp.. ^_^

Post a comment

Post a comment

Name:

You are currently signed in as .