« Menjadi Apa Wanita Sesudah Menikah? (Karena Wanita Ingin di Mengerti :) ) | Main | The Sequel : Menjadi Apa Wanita Sesudah Menikah? (Karena Wanita Ingin di Mengerti :) ) »

...........Menikah Muda...........

ga tau kenapa, postingan gw belakangan ini pengennya tentang menikah terus, he3.. padahal udah lama ga baca ayat-ayat cintanya kang abik, atau buku-buku provokasi menikah muda-nya Salim A. Fillah..

ada satu pertanyaan yang masih saja menghabiskan space berpikir di otak gw.. kenapa gw ngga menikah muda aja? he3.. dan ternyata yang ngejawab pertanyaan gw ini bukan diri gw sendiri instead of bunda(nyokap), bulik (auntie), paman gw, nenek, dan sahabat-sahabat gw..

to be honest,pertanyaan itu keluar dari mulut gw semenjak gw berumur 18 tahun, tepatnya pas masuk UI habis lulus SMU.. dan penolakan atau jawaban negasi atas pertanyaan gw tersebut datangnya dari orang-orang terdekat gw.. ga usah dibahas terlalu mendalam jawaban-jawaban klise itu : belum cukup umur, belum dewasa, belum bisa mencari nafkah, banyak persoalan yang bakal menghadang, entar ga konsentrasi kuliah,dll

padahal menikah itu menggenapkan separuh agama, menikah itu menghindari kita menghindari perbuatan zina (padahal secara biologis, penelitian membuktikan bahwa tren umur baligh(puber-red) manusia modern semakin muda)..

sebenernya secara natural tidak ada yang bisa mengentikan ekses penolakan menikah mudanya oleh generasi orang tua kita : buktinya banyak yang pacaran dan kebablasan melakukan "itu", banyak anak muda yang terjerumus ke gaya hidup free s*x, besarnya bandwith download internet indonesia yang mengakses foto dan video porno,dan ketergantungan finansial anak sampai rata-rata umur 22 tahun kepada orang tua, sampai-sampai Psikolog UI Sarlito W. Sartono pernah ngelempar bola panas wacana kawin kontrak mahasiswa zaman tahun 1980an (bokap gw kebetulan kliping),walopun kalo yang ini gw ga setuju..

oia, satu penyataan atas penolakan orang tua  kalau kita belum cukup mampu finansial untuk menikah :  hal inilah yang bikin pemuda zaman sekarang strugglenya dikit (ah saya mah warisan saja..), dengan menikah muda mau ga mau seseorang bakal mengerahkan segenap potensialnya untuk menghidupi diri kan..?

ya, tapi gw ga senekat itu juga melawan kehendak orangtua untuk menikah setidaknya sebelum umur sunnah rasul 25 tahun, ya saat ini cukuplah seperti yang disuruh agama: menjaga pandangan dan pikiran, puasa senen-kemis,dll...

tapi sebenernya sih lebih karena satu hal yang lebih mendasar lagi: udah ada calonnya belum ?? he3....

Comments

agus, agus..again and again..

And I guess u know how i feel ~_~'..

absolutely..! he3.. u will feel someday with your sons anyway.. (maksudnya???)

gw setuju banget sama lu gus....daripada berjina mendingan nikah,orang yang punya tanggung jawab akan financial punya motivasi yang tinggi untuk mengembangkan potensinya.....chayoooo bro....

wah,pa kabar git? uda lama ga denger kabar, tiba2 nongol di blog gw.. akhir2 ini jarang muncul di Tivi, next time ajak2 ya! he3..

anyway thx dengan persetujuan lo dengan isi bkig gw hmmm.. tetep menunggu yang kontra dengan itu..

Post a comment

Post a comment

Name:

You are currently signed in as .